“REKAYASA SISTEM JARINGAN KOMPUTER PADA D’J KAFE DI DAERAH BATANG”

BAB I
PENDAHULUAN
Dengan semakin dekatnya era globalisasi / perdagangan bebas dimana jarak bukan merupakan hambatan, komunikasi akan bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, maka perlu suatu alat yang dapat mendukung ke arah itu. Salah satunya denga internet, maka semakin mudah dan murah pula teknologi itu bisa di dapat. Dulunya yang membangun hotspot kafe bisa dikatakan tidak mungkin karena biayanya yang mahal, tetapi sekarang hampir setiap kafe memiliki hotspot untuk meningkatkan penjualan.
Istilah jaringan nirkabel yang umum didengar pada saat ini adalah wireless LAN. Wireless LAN adalah teknologi jaringan yang tidak menggunakan perangkat kabel sehingga media  pengantar data yang umum di jumpai di dalam sebuah komputer dewasa ini. Teknologi ini sesuai dengan namanya wireless yang artinya tanpa kabel memanfaatkan gelombang untuk melakukan interaksi atau komunikasi antar unit komputer.

BAB II
PROPOSAL
       I.            Latar Belakang masalah
1)        Belum terdapatnya sebuah layanan internet berbentuk kafe di wilayah Batang
2)        Kesadaran masyarakat Batang yang semakin tinggi akan manfaat dari akses internet
3)        Penggunaan akses internet yang sering kali digunakan para pelajar untuk mengerjakan sebuah tugas di Sekolah
4)        Maraknya game online dan social bookmar
5)        Semakin banyaknya transaksi yang dilakukan  melalui akses internet
    II.            Tujuan Proyek
1)        Untuk mempermudah kafe dalam memperlancar arus informasi dengan menggunakan hotspot sehingga tidak susah untuk mencari tempat yang menyediakan internet
2)        Untuk menarik pelanggan / pembeli agar bisa datang ke kafe dan menikmati hidangan yang telah disediakan oleh kafe
 III.            Manfaat Proyek
1)        Memudahkan masyarakat mengakses internet di kafe
2)        Memenuhi kebutuhan informasi bagi pelanggan kafe
3)        Meningkatkan fasilitas kafe dengan menyediakan area hotspot

 IV.            Desain
1)        Topologi Fisik



2)        Topologi Logis
1.    Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendaftar pada suatu  ISP
( jasa layanan internet)
2.    Langkah kedua pemasangan yaitu menyetting modem ADSL Support Wireless. Untuk memulai, pastikan Anda memiliki akses jaringan langsung ke modem TP-Link Anda. Kemudian ikuti langkah berikut:
·         Buka browser Anda, masukkan alamat IP modem Anda dalam Address bar browser. Default nya adalah 192.168.1.1, kemudian tekan Enter atau tombol Go.

·         Ketika muncul jendela Authentification Required, masukkan username dan password;

     Default dari vendor adalah:
User Name : admin
Password : admin
Atau
User Name : admin
Password : 1234
·         Pada halaman utama pilih Quick Start > Run Wizard.

·         Pada tampilan berikut, klik Next.
·         Pilih Zona waktu menjadi (GMT+07:00) Bangkok, Jakarta, Hanoi. Kemudian klik Next.

·         Pilih tipe koneksi PPPoE/PPPoA. Kemudian klik Next.
Keterangan: Jika Anda menggunakan Router atau Server seperti mikrotik untuk melakukan Diall-Up, di sini Anda perlu memilih Bridge Mode, kemudian klik Next hingga Finish.

·         Pada konfigurasi berikut, masukkan:
# Username : nomerspeedyanda@telkom.net
# Password : password
# VPI: 0
# VCI : 35
# Connection Type : PPPoE  LLc.
# selanjutnya klik Next


Keterangan:
- Speedy menggunakan mode DHCP, sehingga jika Anda menggunakan setting PPPoE, Anda tidak perlu memasukkan IP statik. Modem akan meminta langsung IP
yang kosong ke server Speedy.

·         Jika Anda sudah yakin, Klik Next. Jika belum, Anda bisa klik Back dan melakukan beberapa penyesuaian.

·         Klik Close, dan Restart Modem Anda.
NB:
Selanjutnya, jika Anda bermaksud mensetting IP Addres Anda lewat:
Local Connection Area Status > Properties > General > Internet Protocol TCP/IP > Properties > Obtain an IP Address automatically.

    V.            Rencana Anggaran
No
Uraian
Kuantitas
Jumlah
1
Perangkat Keras





a. Access Point
1 unit
 Rp          414.700,00
 Rp         414.700,00


     merk : TD. W8961N





b. Printer Dot matrik
1 unit
 Rp       1.000.000,00
 Rp      1.000.000,00


     merk : Epson Lx300+11





c. Komputer Server
1 unit
 Rp       3.400.000,00
 Rp      3.400.000,00


     Processor Dual Core 2.60 GHz





     Memory 1 GB RAM





     Harddisk 320





     DVD RW





     Keyboard





     Mouse





     LCD





d. Kabel UTP
20 meter
 Rp            40.000,00
 Rp           80.000,00


e. RJ 45
10 buah
 Rp                 500,00
 Rp             5.000,00


jumlah
 Rp        4.899.700,00
2
Peralatan Kafe





a. Kompor
2 unit
 Rp          250.000,00
 Rp         500.000,00


b. Peralatan Makan
1 set
 Rp       1.000.000,00
 Rp      1.000.000,00


c. Peralatan Masak
1 set
 Rp       1.000.000,00
 Rp      1.000.000,00


d. Meja Makan
10 unit
 Rp            50.000,00
 Rp         500.000,00


jumlah
 Rp        3.000.000,00
3
Renovasi Tempat





pintu, kaca, Cat, Karpet, dll
1 set
 Rp       5.000.000,00
 Rp      5.000.000,00


jumlah
 Rp        5.000.000,00
4
Penyewaan dan Pembayaaran





a. Sewa gedung
1 tahun
1.500.000
 Rp    15.000.000,00


b. Pembayaran Listrik
12 bulan
600.000
 Rp      7.200.000,00


c. Akses Internet Speedy
12 bulan
700.000
 Rp      8.400.000,00


d. Layanan Indovision
12 bulan
1.000.000
 Rp    12.000.000,00


e. Biaya Perawatan
1 tahun
1.000.000
 Rp      1.000.000,00


jumlah
 Rp      43.600.000,00
5
Biaya tak Terduga


 Rp      5.000.000,00
 Rp        5.000.000,00







Jumlah Total
 Rp      61.499.700,00
 VI.            PENUTUP
Demikian proposal ini kami buat. Semoga dapat menjadi bahan pertimbangan dan bermanfaat bagi sesama.
Atas segala perhatiannya kami sampaikan terima kasih.

LWANs and the SSID


Linksys GUI:
Mengatur SSID

Mengatur SSID pada AP
Dalam kegiatan ini, Anda akan menetapkan SSID di AP.
Topologi tombol: akses topologi jaringan.
Topologi Instruksi: kembali ke jendela instruksi.
Browser tombol (bila tersedia): mengakses jendela browser.

Langkah 1: menggunakan jendela browser mengakses GUI Linksys
 Dari jendela topologi, klik host untuk membuka jendela browser






 Ketik URL http://192.168.1.1


 Gunakan password admin default dan biarkan nama kosong gunakan.

Langkah 2: menggunakan GUI Linksys untuk mengatur SSID
 Klik tab nirkabel untuk menavigasi ke halaman konfigurasi nirkabel.


• Pastikan modus jaringan di set campuran.
 Ubah default SSID ke akademi.


 Klik menyimpan setelan setelah selesai.
  • Periksa



Linksys GUI:
Mengatur CHANNEL

Mengatur saluran nirkabel
Dalam kegiatan ini, Anda akan mengkonfigurasi nirkabel.
Topologi tombol: akses topologi jaringan.
Topologi Instruksi: kembali ke jendela instruksi.
Browser tombol (bila tersedia): mengakses jendela browser.

Langkah 1: menggunakan jendela browser mengakses GUI Linksys
 Dari jendela topologi, klik host untuk membuka jendela browser.


 Ketik URL http://192.168.1.1


 Gunakan password admin default dan biarkan nama kosong gunakan.



Langkah 2: mengatur saluran nirkabel
 Klik tab nirkabel untuk menavigasi ke halaman konfigurasi nirkabel.
 Bintang saluran standar untuk: 6
• Ubah Band Radio untuk: standar


 Klik menyimpan setelan setelah selesai.
  • Periksa

Arti ad hoc network


Definisi ad hoc network adalah desentraliasi dari jaringan wireless, disebut ad hoc network karena tidak bergantung pada infrastruktur yang sudah ada, seperti router dalam jaringan kabel ataupunAccess Point pada jaringan nirkabel.
Dalam Ad hoc network, setiap node bertugas dalam merouting data kepada node lain, jadi penentuan node mana yang mengirimkan data dibuat secara dinamis berdasarkan konektivitas dari jaringan itu sendiri.
Sifat desentralisasi, protokol routing dinamis, dan mudah untuk diterapkan menjadikan ‘jaringan ad hoc’ cocok untuk diimplementasikan disaat jaringan terpusat tidak dapat digunakan (situasi darurat seperti bencana alam atau konflik militer).
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak pakar jaringan mengalihkan perhatian mereka dari jaringan terpusat – seperti Internet dan jaringan telepon seluler – dan berpindah ke ad hoc network.
Di Internet, tanggung jawab untuk mengarahkan lalu lintas data terletak pada perangkat yang disebut router. Penyedia layanan Internet memantau arus lalu lintas di jaringan mereka, dan jika ada kemacetan di satu tempat, mengubah/merevisi setting router ke pengaturan yang sesuai.
Dengan jaringan telepon seluler, dua orang dalam satu lingkungan bisa saling berbicara melalui telepon, tetapi mereka tidak bertukar data secara langsung. Sebaliknya, mereka mengirim data (percakapan) ke menara pemancar yang akan menentukan data itu harus dibawa kemana – seperti halnya terjadi juga bagi ribuan pengguna telepon seluler lain di sekitarnya.
Dalam jaringan ad hoc, tidak ada base station, dan tidak ada pengawas yang memantau kinerja jaringan secara keseluruhan. Sensor yang digunakan di jaringan ad hoc akan aktif dan mencoba untuk menentukan berapa banyak sensor aktif lainnya yang berada dalam jangkauan komunikasi. Bersama-sama, sensor kemudian mengumpulkan informasi apapun yang mereka butuhkan untuk melakukan tugas kolektif mereka.
Karena perangkat genggam seperti smartphone ataupun tablet pc menjadi lebih canggih dan diminati orang, prospek bahwa mereka dapat mengatur diri mereka sendiri ke dalam ad hoc network juga menjadi lebih menarik.
Bisa kita bayangkan, misalnya, ribuan orang di suatu lingkungan bergabung dalam ad hoc network, dan saling berbagi data seperti video sehingga ribuan orang tersebut dapat menonton video tersebut secara bersamaan tanpa harus membebani jaringan data.
Tapi sampai ditemukan applikasi yang dapat berperan sebagai pengatur dari ad hoc network yang dapat menarik orang-orang untuk membuka akses teleponnya untuk berbagi jaringan secara langsung melalui ad hoc dengan orang sekitarnya; hal tersebut belum bisa dilakukan.
Meskipun sudah ada rencana dari Apple untuk memperkenalkan tipe IPhone yang berfungsi sebagaiWireless Base Station, hal ini masih perlu ditunggu kelanjutannya.

Me and Plend

Photo Gallery